Menjelajahi Dua Castile Megah Di Puerto Rico

By

Castillo San Felipe del Morro (Part I)

Ketika kontrak pertama di Explorer of the seas, dua minggu sekali kapal ini akan singgah di San Juan Puerto Rico. Dulu kirain tempat ini punyanya Spanyol karena namanya Spanish gitu ternyata ini tempat punyanya Paman Sam (US). Dalam kesehariannya masyarakat di sini memang lebih banyak menggunakan bahasa Spanish. Bangunan kotanya memang mirip-mirip bangunan di Spanyol, dengan berbagai macam warna. Ketika kapal mulai memasuki perairan Puerto Rico saya sangat tertarik dengan sebuah bangunan tua seperti benteng yang bisa terlihat jelas dari atas kapal. Setelah searching di internet, bangunan itu ternyata adalah sebuah kastil / benteng. Kastil yang saya lihat itu bernama Castillo San Felipe del Morro. Dari hasil searching, saya juga menemukan kalau terdapat satu kastil lagi dekat dengan terminal kapal pesiar. Dari map bisa dilihat kedua kastil ini jaraknya tidak begitu jauh dari terminal, ini menjadi kesempatan bagus buat saya melancong. Saya tidak mengujungi kedua kastil ini sekaligus, yang pertama saya kunjungi adalah Castillo San Felipe del Morro karena lebih jauh dari terminal.

Rute menuju kastil yang ditunjukan oleh Google Map

Demi memenuhi Hasrat berpetualang, perjalanan ke sana saya tempuh dengan berjalan kaki. Dari map terlihat jaraknya sekitar 2 km bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama kurang lebih setengah jam. Kebetulah waktu itu masih masuk malam, jam 6 pagi sudah selesai kerja. Setelah sarapan, saya tidur dahulu beberapa jam supaya ada tenaga melancong. Kebetulan kapal akan berlayar malam hari, jadi saya punya waktu beberapa jam sebelum kembali masuk kerja. Crew yang keluar biasanya menyasar toko atau restoran untuk berbelanja, kalaupun ada yang jalan-jalan mereka dari departemen berbeda (tidak kenal), jadi saya putuskan kesana sendiri berbekal tas kecil, uang secukupnya dan sebuah pocket camera. Saya tidak menggunakan simcard untuk mengakses internet sepanjang perjalanan, karena saya hanya punya AT&T untuk menelfon saja. Mapnya saya foto terlebih dahulu kemarinnya, kemudian saya simpan di handphone. Ketika itu adalah sore hari yang sangat cerah, saya keluar kapal jam 2 siang, sebelum jam 6 harus balik ke kapal untuk kembali bekerja.

Salah satu sudut jalan di Puerto Rico, ini toko soda kayaknya

Ternyata banyak tempat menakjubkan di Puerto Rico, beruntung waktu itu saya putuskah untuk menjelajah. Di sebuah taman pohon-pohon dililit dengan lampu yang menjadikan malam sangat romantic bagi yang punya pasangan. Saya tidak mengikuti rute yang ditunjukan oleh google map, tapi saya mengambil jalan lain, saya hanya ingat setelah keluar ke kapal menuju arah kiri sampai menemukan jalan di dekat laut terus lurus ikuti sampai ketemu kastilnya. Karena pergi sendiri, untuk foto selfie saya harus menggunakan timer kemudian ditaruh.

Pesisir pantai yang dihiasi lampu klasik.

Sepanjang jalan menyusuri bibir pantai terasa sangat menyenangkan, capek karena kerjaan dan kurang tidur jadi sirna begitu melihat pemandangan Puerto rico sore itu yang begitu cerah dan menakjubkan. Para wisatawan juga terlihat mengagumi pemandangan tepi lautnya Puerto rico.

Setelah berjalan cukup jauh tibalah saya di sebuah lapangan luas mirip di film Teletubies yang membuat saya begitu takjub, saya kira itu lapangan golf. Setelah dilihat lagi di depan saya nampak tembok bentengnya. Saya berhenti sejenak, menarik nafas dan berkata dalam hati, terima kasih Tuhan, ciptaanmu begitu indah dan menakjubkan. Udaranya sangat segar, cuaca sangat cerah, langit biru bersih, pokoknya saya sangat bersyukur waktu itu mendapatkan kesempatan lancong ke Castillo San Felipe del Morro. Sebelum masuk ke dalam kastil saya meminta salah satu wisatawan untuk fotoin di depan kastil.

Ini yang fotoin bapak-bapak

Pintu masuk kastilnya terkesan sangat tua seperti jaman kerajaan dahulu kala, seperti di dalam film. tembok dan pilarnya sudah termakan usia. Pintunya terbuat dari kayu yang diperkuat dengan besi, diatasnya terpasang seperti simbol kerajaan.

Pintu masuk kastil

Saya berdiri di depan pintu kastil dengan perasaan takjub akan bangunan yang berdiri megah itu sambil bilang dalam hati, wow saya tidak menyangka bisa sampai ke tempat seindah ini. Sayangnya saya tidak bisa masuk ke dalam, karena kastilnya telah tutup, telah lewat jam operasionalnya.

Kamera diletakan dibawah untuk mengambil foto ini.

Meskipun begitu saya sempat berkeliling di sekitar kemudian duduk beristirahat di padang rumput sambil menikmati pemandangan yang menyejukan hati, laut biru langit cerah, kemudian saya merebahkan badan. Saya begitu menikmati tempat ini, rasanya tidak ingin balik ke kapal lagi tapi apadaya harus melanjutkan kontrak dan pekerjaan. Jika seperti ini biasanya saya akan teringat kampung halaman.

Duduk di padang rumput sambil menikmati pemandangan yang menakjubkan.

Waktu tidak mengijinkan saya berlama-lama di sini, saya pun bergegas menuju kapal dengan perasaan syukur. Setiba dikapal saya Kembali merasa sedih karena terbayang akan pekerjaan yang berat dan suasana di dalam kapal. Karena jaraknya cukup jauh saya hanya sempat kesini sekali saja sepanjang kontrak di Explorer of The Seas.